Persegres wajib Perbaiki Mental

By | July 1, 2016

Persegres (Foto: Antara)

Persegres (Gambar: Antara)

BALIKPAPAN – Secepat sekali lagi, Persegres Gresik United membuktikan mental mereka terlalu renyah di bertanding di lantai Borneo. Kekalahan kelima-ketiga dari tuan properti Persiba Balikpapan, Kamis ketigapuluh Juni 2016, memanjangkan rekor buruknya performa Persegres di Kalimantan.

Sudah punya ketiga kali sepanjang Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 Persegres dijadikan bulan-bulan peralatan golf Kalimantan. Dikalahkan Barito Putera ketiga-1, dilibas Pusamania Borneo FC kelima-nol dan terakhir dihajar Persiba Balikpapan kelima-ketiga.

Dijebol tigbelas gol di ketiga laga di Kalimantan Menjadi rekor luar biasa kelompok berjuluk Laskar Jaka Samudra. Uniknya, di beberapa laga away terakhir lawan Pusamania dan Persiba, semuanya digelar Seusai Agus Indra dkk menuai hasil positif.

Seusai mengalahkan Sriwijaya FC, kelompok kuning ingin menuai poin di kandang Pusamania, namun hasilnya nol besar. Begitu pula kedua pulang ke Gresik dan mengalahkan Persib Bandung, Persegres ingin Dapat memperbaiki grafik performa.

Ternyata hasilnya zonk. Terus menjadi aja anak Kota Pudak beroperasi kesalahan demi kesalahan dan membuat gawang mereka sederhana dibolongi. ketiga dari kelima gol di Balikpapan murni kesalahan kiper dan gamer belakang di beroperasi antisipasi.

apabila kekalahan di kandang Pusamania tetap Dapat mengambinghitamkan kepemimpinan wasit, tak demikian dengan kekalahan di markas Persiba. kebenaran dengan wasit objektif pun Persegres terus menjadi terkapar.

Instruktur Liestiadi tak Dapat menampik bahwa timnya tetap bermasalah di factor mentalitas. Kesalahan demi kesalahan di Stadion Persiba menurutnya Menjadi bukti bahwa dengan tips mental timnya kalah dan belum pantas diperkenalkan pulang angka.

“Kita unggul lebih banyak Dahulu, namun kedua lawan menguntungkan membalas gamer Berawal Dari Dehidrasi sorotan dan sering beroperasi kesalahan. untuk sayyang menguntungkan atau kalah Adalah terjangkau, namun transparan wajib ada telah diperbaiki dari Hepotenusa mental,” ujar Liestiadi.

Instruktur asal Medan ini juga tetap marvel timnya tak Dapat menjaga grafik performa walau sudah punya menguntungkan mengalahkan kelompok besar di partai kandang. Kemenangan lawan Sriwijaya FC dan Persib Bandung dikonfirmasi tak berefek di mental tandang Persegres.

Terlepas dari apakah Seusai ini Liestiadi beroperasi pendekatan lagi Unik untuk partai away? Dia belum memastikan. Hanya aja Liestiadi menunjukkan bisa mengevaluasi tutorial menikmati timnya untuk partai di keluar dari pintu kandang.

“kelompok ini sudah punya menikmati sesuai kepribadian. bagaimanapun sayyang bisa tekun dengan mempelajari sekaligus mengevaluasi metode kelompok untuk pertandingan away. Khususnya cara kelompok Dapat terlalu sederhana beroperasi kesalahan dan kecolongan gol di jumlah besar,” tandas dia.

(pds)