Maung Bandung Mencari Pelampiasan

By | July 27, 2016

Djajang Nurjaman (Foto: sketsaolahraga/Oris Riswan)

Djajang Nurjaman (Gambar: sketsaolahraga/Oris Riswan)

BANDUNG – Kekalahan nol-empat dari Semen Padang dirasa benar menyakitkan untuk Persib Bandung. Factor itu benar menakjubkan di karenakan di laga mantan Persib justru menguntungkan beberapa-nol terkemuka tuan properti Persipura Jayapura.

Namun ‘Maung Bandung’ ogah larut di kekecewaan mendalam. Momen kebangkitan pun diburu sekaligus Menelusuri pelampiasan amarah skuad Persib.

Telah terdekat, Persib menatap Persela Lamongan Bagaikan menyediakan pelampiasan. di laga telah dijadwalkan digelar Jumat (Twenty Ninth/ketujuh/2016) itu, Persib bisa tampil Bagaikan tuan properti di Stadion Gelora Bandung Lautan Perapian (GBLA).

Tak ada kompromi di berurusan dengan ‘Laskar Joko Tingkir’. Kemenangan Menjadi target Absolut telah wajib diwujudkan untuk mengobati kekecewaan Bobotoh Perdana kekalahan telak dari Semen Padang.

Meski mengusung misi berlebihan, Instruktur Djadjang ‘Djanur’ Nurdjaman ogah menganggap enteng tekanan lawan. Baginya, Persela lawan telah bisa lebih tahan lama dihadapkan.

listrik mental benar diwaspadai pria asal Majalengka Itu. Factor itu berkaca dari duel Persela di berurusan dengan Sriwijaya FC di pekan final. di itu, Persela menguntungkan berdiri untuk imbang Sriwijaya FC dengan skor beberapa-beberapa.

“Kita wajib bangkit di melawan Persela. Namun kita tak Dapat menganggap enteng mereka. di lawan Sriwijaya, mereka sudah punya tertinggal nol-beberapa, namun terakhir Dapat menyamakan kedudukan. Itu menandakan Persela kelompok mematikan,” Ungkap Djanur di Bandung, Selasa (26/ketujuh/2016).

Ia pun bisa Genjah bersiap-siap timnya untuk melakoni laga kontra Persela. Persiapan teknik dan mental bisa dilakukan semaksimal kemungkinan besar. Kerugian di kalah nol-empat oleh Semen Padang juga Menjadi pembelajaran menyiratkan untuk kemajuan.

“Disorientasi 1 pekerjaan properti buat sayyang Adalah mengembalikan mental gamer. Teknik Dapat kita garap di secepat olahraga, selebihnya sayyang siapkan mental (gamer),” ungkap Djanur.

(fap)