Insiden ‘Tangan Tuhan’ Pique, Ini Komentar Valverde

By | October 19, 2017

Insiden 'Tangan Tuhan' Pique, Ini Komentar Valverde

Insiden ‘Tangan Tuhan’ Pique, Ini Komentar Valverde – Gerard Pique tak layak memperoleh kartu merah atas handsball yg dia lakukan kala Barcelona meraih kemenangan 3-1 atas Olympiakos pada pertandingan lanjutan Grup D Liga Champions, menurut pelatih Ernesto Valverde. Team pemuncak La Liga menorehkan tiga hasil positif dari 3 laga Eropa musim ini, setelah Lionel Messi menorehkan gol ke-100 di ajang antar tim benua biru.

Barca memimpin lebih dahulu usai Dimitris Nikolau melesakkan gol bunuh diri, tetapi mereka bertanding dengan 10 orang kala Messi membuat gol tendangan bebas di menit ke-61, usai Pique memperoleh kartu kuning ke-2 lantaran coba memasukkan bola ke gawang menggunakan tangannya. Tetapi demikian, Valverde mengungkapkan jika sang bek tidak melakukannya dengan sengaja.

“Saya tak tahu pergerakan Pique, saya pikir itu cuma insting saja. Ini adalah kekeliruan yang menjadikan babak ke-2 menjadi jauh lebih susah lantaran kami kekurangan 1 pemain,” ungkap Valverde di FFT.

Sang juru taktik juga membuat komentar seputar aksi vital Messi pada laga tadi dengan mengatakan demikian: “Messi membuat serangan & dia mencari pemain tuk melakukan perpaduan dengan umpannya. Ini salah satu dari instingnya, ketika dia berlari ke arah gawang lawan ia membaca teman setim yang berada di posisi pas, yang dapat ia ajak membuat kombinasi umpan dan melesakkan gol.”

Nainggolan: AS Roma Lebih Baik dari Chelsea

Radja Nainggolan yakin jika AS Roma jauh extra superior dari pada Chelsea di laga yang diwarnai 6 gol pada ajang Liga Champions tadi malam. Mantan penyerang Manchester City, Edin Dzeko, melesakkan 2 gol untuk membantu AS Roma come back dari posisi tertinggal 0-2, menjadi seri 3-3 saat menghadapi tim jawara Liga Premier Inggris di Stamford Bridge.

Aleksandar Kolarov membukukan namanya di papan skor menjelang babak kesatu usai untuk memberikan AS Roma asa usai mereka ketinggalan melalui gol David Luiz & Eden Hazard. Dzeko kemudian mecetak 2 gol tambahan tuk menjadikan timnya memimpin, sebelum Hazard menyempurnakan penampilannya melalui brace yang iya buat dan memaksa pertandingan harus berakhir seri.

“Saya pikir kami memperlihatkan penampilan besar dan aneh sekali kebobolan gol penyama kedudukan tuk skor seri 3-3, sebab kami melihat kami merupakan team yang setingkat lebih baik,” ungkap Nainggolan di Mediaset Premium.

“Kami mestinya menjaga keunggulan tersebut agak lebih lama. Tetapi ini hasil yang istimewa. Akhir-akhir ini kami terlampau sering kebobolan gol . Kami menyuguhkan bola terlampau mudah, kami mestinya dapat lebih baik, tetapi kami membuat banyak Kans dan aku rasa kami (AS Roma) lebih baik dari pada Chelsea. Kami tumbang kontra Napoli, walaupun kami mestinya mampu menyamakan skor. Maka kami menggempur Chelsea dari awal. Saya pikir kami menyuguhkan segalanya & patut memperoleh kemenangan.”

Nainggolan, yang tadinya diberitakan dibidik oleh Conte di Chelsea, membubuhi: “Saya senantiasa percaya dengan apa yg saya mau. Saya pikir menjadi jawara bersama AS Roma akan tidak terlupakan. Saya bertahan lantaran saya senang di sini, saya memperoleh banyak di sini & akan membalasnya. Saya jarang beralih tim, dan saya tidak merasa harus pindah terlampau sering.”

Dzeko: Chelsea Merasakan Dahsyatnya Sepakbola Italia

Edin Dzeko mengungkapkan jika Chelsea telah melihat betapa hebatnya sepak bola Italia, setelah AS Roma pergi dari Stamford Bridge dengan score seri 3-3 di laga Liga Champions tadi malam. AS Roma sempat ketinggalan 1-2 di London Barat, hingga Dzeko memperlihatkan penampilan memikat & melesakkan 2 gol ke gawang Thibaut Courtois guna membawa skuatnya berbalik memimpin.

Tetapi demikian, Eden Hazard berhasil membuat gol telat guna menyamakan skor, dan memaksa team Serie A kembali dengan cuma membawa 1 angka. Walaupun demikian, Dzeko mengatakan puas dengan moral & juga penampilan yang dimiliki oleh skuatnya di atas arena pertandingan.

“Kini malam yg luar biasa bagi kami,” ungkap mantan Manchester City pada Mediaset Premium. “Satu angka sangat bagus, tetapi kami mestinya bisa meraih kemenangan. Kami memainkan laga yg luar biasa, kami selalu solid semenjak menit awal. Sayang banget kami kebobolan 3 gol, itu berarti kami musti extra bekerja keras, tetapi Chelsea sangat kuat dan menuntaskan seluruh Kans yang mereka peroleh.”

“Kami menggunakan moral yang ideal, kami bertanding seakan kami merupakan team tuan rumah dari menit awal. Saya telah sebutkan kemarin jika sepak bola Italia telah banyak berevolusi dan faktanya nyata terlihat malam ini. Pada saat saya bermain bersama Manchester City dahulu, saya tidak sempat menjebol gawang Chelsea, tetapi saya sekarang telah menebusnya,” pungkas Dzeko.