Author Archives: admin

MU Kelimpungan Cari Suksesor Herrera

Ander Herrera dipastikan takkan membela Manchester United pada kompetisi musim berikutnya. Laporan kepergian Herrera pernah memperoleh protes keras dari beberapa suporter Red Devils.

Suporter memandang jika perfomance bintang dari Spanyol ini lumayan bagus pada kompetisi musim ini. Menariknya usai kepergian Herrera dari Old Trafford, manajemen Red Devils juga kelimpungan untuk carikan penerusnya.

Laporan paling baru mengungkapkan jika Manchester United hingga perlu mendekati gelandang Newscastle United, Sean Longstaff. Padahal bintang berumur 21 tahun ini perlihatkan performa biasa-biasa saja bareng Newcastle.

Bagaimana tidak, pada Liga Inggris 2018-19, Longstaff cuma diturunkan sembilan kali oleh Rafael Benitez. Sontak saja pemberitaan minat tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer pada Longstaff menjadi kritikan suporter.

Dilansir football5star. com dari dailymail, Kamis (23/5/2019), manajemen Red Devils bersedia untuk gelontorkan biaya senilai dua puluh juta pounds untuk memperoleh Longstaff.

Manajemen tim menurut laporan menyakini jika performa Longstaff lumayan bagus dan pantas untuk membela sektor sentral United pada kompetisi musim berikutnya. Longstaff sendiri tampil dalam tempat sebagai gelandang jangkar.

Apabila menyaksikan performanya di beberapa laga terbaru The Magpies, karaker berlaga Longstaff dengan Herrera amat jauh lain.

Banyak kali dia lebih nyaman tampil menyisir sayap sebelah kiri dan melepas assist crossing. Dia memang dapat diposisikan menjadi gelandang menyerang, tapi kelemahannya adalah tidak bisa bergerak mundur kala skema counter attack.

Laporan paling baru mengungkapkan jika Longstaff dalam beberapa hari terakhir bakal selekasnya diperkenalkan oleh manajemen United menjadi perekrutan perdana mereka untuk kompetisi musim berikutnya.

Solskjaer dan MU Merupakan Tandem Pas

Melempemnya penampilan Manchester United dibawah bimbingan Ole Gunnar Solskjaer di dalam sejumlah bulan terbaru kenyataannya tidak membikin Robin van Persie panik. Dia juga percaya Solskjaer bakal mengantarkan Manchester United balik lagi menuju pucuk performa kompetisi musim berikutnya.

Di awal era kepemimpinanya, Solskjaer memang bisa mengantarkan The Red Devils bangkit dari keterpurukan. Tapi, juru tak-tik dari Norwegia ini mesti menderita pil pahit usai menyaksikan performa negatif dari para pemainnya jelang penghujung kompetisi musim 2018-19.

Puncak dari buruknya penampilan Marcus Rashford dkk ialah hasil negatif dalam laga terakhir dari Cardiff City. Hasil negatif ini membikin David de Gea cuma sukses membuat 2 catatan tidak kebobolan dari 19 pertandingan Premier League di Old Trafford.

“Saya pikir, Ole dan Manchester United merupakan tandem yang pas. Namun, mereka memang tengah merasakan masa-masa yang cukup jelek, ” tutur Robin van Persie diberitakan dari laman London Evening Standard.

Di dalam kesempatan yang sama, Robin van Persie jua meminta manajemen The Red Devils bakal memberi waktu yang lebih panjang pada Solskjaer. Anggapannya, sepakbola modern tidak menyediakan waktu pada para juru tak-tik untuk tumbuh.

“Dahulu, para pelatih memperoleh masa yang lumayan panjang. Namun, saat ini para pelatih ditendang usai menderita 6 kekalahan berturut-turut Apakah ini telah merupakan jalan keluar paling baik? ”

“Menurut perspektif aku, tiap-tiap pelatih mesti memperoleh waktu dari dewan tim. Khususnya apabila sang pelatih adalah legenda dari tim yang bersangkutan, ” cetus lelaki 35 tahun ini.

Ancelotti Ungkap Sungguh Menderitanya Didepak Juventus

Carlo Ancelotti angkat suara tentang pemecatan yang diderita Massimiliano Allegri menjadi juru tak-tik Juventus. Dia mengakui dapat merasakan apa yang dirasakan koleganya ini.

Selama karier kepelatihannya Ancelotti memang sempat melatih Juventus sejauh 3 musim. Namun kinerjanya dari tahun 1999 sampai 2001 tak berbuah piala untuk Si Nyonya Tua. Tidak ayal dia pun ditendang manajemen Juni 2001 lalu.

Pemecatan ini juga yang membikin juru tak-tik yang sekarang melatih Napoli ini menderita. Dia menyatakan baru kali itu dia frustrasi pernah diberhentikan menjadi juru strategi sebuah kesebelasan.

“Pengalaman memperlihatkan jika untuk juru tak-tik cuma hasil yang dihitung hingga perencanaan jangka lama sukar terjadi. Aku amat menderita saat ditendang Juventus. Ini perdana kali aku memperoleh perlakuan kayak ini, namun selanjutnya aku jadi tidak asing, ” tutur Ancelotti pada Sky Sport Italia, Senin (20/5/2019).

“Pelatih senantiasa menjadi orang terakhir yang paham semuanya. Mereka senantiasa hidup di dalam rasa ragu dan aku paham pemecatan merupakan bagian dari job kami, ” dia melanjutkan.

Sementara itu, mantan juru tak-tik AC Milan itu belum lama mengantarkan Napoli unggul besar 4-1 melawan Inter Milan. Dia menyatakan amat bangga dengan pencapaian para pemainnya kompetisi musim ini.

“Kami punya kemampuan raksasa dan beberapa pertunjukan lain yang telah dibuktikan bintang. Terdapat profesionalisme yang besar di kesebelasan ini. Kami memiliki apapun untuk dimenangkan di dalam banyak laga terbaru, ” lanjut juru tak-tik yang akrab disapa Carletto ini.

Shaun Wright-Phillips: Hazard Perlu Putuskan Masa Depannya dengan Hati-Hati

Salah satu incaran Real Madrid di jendela transfer, Eden Hazard, didesak mantan bintang Chelsea, Shaun Wright-Phillips supaya membikin keputusan masa depannya dengan hati-hati.

Hazard disarankan memilih masa depannya dengan ideal, apakah bakal tinggal di Stamford Bridge ataupun pindah menuju Real Madrid.

Shaun Wright-Phillips yang pernah membela Chelsea sepanjang tiga tahun menjelaskan jika Hazard berpotensi mengangkat trofi jawara jika pindah menuju Real Madrid. Tapi, bakal jadi bintang kunci tim jika tinggal di Stamford Bridge.

“Apakah ia mau meraih gelar ataupun ia mau jadi bintang kunci Chelsea. Pertanyaan ini cuma ia yang dapat menjawab, ” tutur Shaun Wright-Phillips.

Hazard sebelumnya dikatakan sudah membikin keputusan dan sudah mengumumkan pada tim. “Saya telah membikin keputusan dan mengkomunikasikan hal ini menuju Chelsea 2 minggu silam, ” Hazard.

Namun begitu, Shaun Wright-Phillips percaya sukar untuk Hazard di dalam membikin keputusan tentang masa depannya.

“Ini keputusan yang sukar sebab Chelsea merupakan tim yang fantastis, dengan basis fans dan pemilik yang brilian. Segala sesuatu soal tim ini fantastis namun ini sukar untuk Hazard, ” tutur Wright-Phillips pada American Gambler.

Eden Hazard di kompetisi musim 2018-19 sukses menyarangkan enam belas goal dan 15 assist dari 37 laga. Karena catatan assistnya, Hazard mendapat gelar Premier League Playmaker of the Season.

Catatan umpan yang diciptakan Hazard menumbangkan catatan umpan yang dibikin Ryan Fraser bareng Bournemouth dengan 14 assist.

Legenda Prancis Berpikir Butuh Adanya Transformasi di Tim PSG

Legenda Prancis, Youri Djorkaeff, berpikir butuh adanya transformasi didalam tim Paris Saint-Germain. Hal itu dikatakan Djorkaeff pada kesempatan tur piala Liga Europa, mengingat hasil negatif yang diraih PSG jelang penghujung kompetisi musim.

Paris Saint-Germain tertatih-tatih walau pada akhirnya bisa memenangi Liga Prancis, menelan kekalahan pada laga pamungkas Piala Prancis lewat adu tembakan penalti vs Rennes, dan tereliminasi pada fase enam belas Liga Champions dari Manchester United.

Usai rentetan hasil mengenaskan, Djorkaeff yang pernah membela PSG pada kompetisi musim 1995-96, menganggap waktu libur turnamen amat vital untuk tim mengerjakan transformasi.

“Beberapa transformasi mesti berlangsung. Berdasarkan aku, hal kunci yang butuh diragukan, melihat siapa yang ada di PSG dan apakah yang mereka lakukan. ”

“Saya mengatakan mengenai pemain-pemain dan staf. Pada tahap tertentu, Kamu butuh menaruh beberapa orang yang betul-betul mau ada di sana dan menolong mengembangkan tim. Usai pertanyaan ini terjawab, problem bakal terselesaikan. ” jelas Djorkaeff.

Djorkaeff menyoroti performa Tuchel khususnya di Liga Champions. Pasalnya, prestasi di turnamen Eropa tak berlangsung cocok dengan yang diinginkan.

“Ambisi Paris Saint-Germain ialah bisa sampai semi-final Liga Champions. Ini alasannya kami perduli, mengenai apa yang kurang dari apa yang mereka capai. ”

“Liga Champions tiap-tiap tahunnya waktu pembelajaran. Soal yang dihadapi tiap-tiap tahunnya terus serupa, berbuat blunder yang serupa. Lantas kami bertanya pada diri sendiri, mengapa PSG tak mampu melewatinya. ” imbuh Djorkaeff.

Juan Mata: Tumbang di Minggu Terakhir merupakan Cara Terburuk Akhiri Musim

Pemain berposisi gelandang dari Spanyol punya Manchester United, Juan Mata menganggap hasil negatif kesebelasannya di minggu terakhir Liga Inggris merupakan cara terburuk menyelesaikan kompetisi musim.

Manchester United mesti menderita pil pahit ketika menghadapi Cardiff penghujung minggu kemarin. Red Devils menyerah dengan score 0-2 di Stadion Old Trafford.

“Kalah di minggu terakhir merupakan cara terburuk menyelesaikan kompetisi musim. Tentu ini bukanlah musim paling baik untuk Manchester United. Terdapat banyak kejadian kami seharusnya mendapatkan rasa kecewa, ” tutur Mata sebagaimana dilansir football5star. com dari situs tim, Senin (13/5/2019).

“Tidak ada juga dari kami yang senang dengan hasil musim ini. Tapi yang jelas kala kami memenangkan pertandingan, kami merayakan bareng. Kala menelan kekalahan, kami berbagi tanggung jawab bareng, ” tutur Mata.

Dikabarkan Mata bahwa sekarang saatnya seluruh skuat untuk menganalisis, merenungkan apa yang telah dilalui pada kompetisi musim ini. Mata mengatakan jika hal itu perlu diperbuat untuk kompetisi musim berikutnya.

“Saat ini tim sedang ada di kondisi yang tak sama. Kami mesti berani untuk mengevaluasi diri untuk kompetisi musim berikutnya, ” tutur Mata.

Juan Mata mengatakan jika semua punggawa Manchester United merasa bersalah pada pendukung. Tim Red Devils tutur Mata, tetap butuh suport pendukung menuju depannya.

“Dukungan Kamu amat luar biasa di kompetisi musim ini, khususnya pada situasi kayak ini. Kamu semua pantas untuk mendapat hal yang lebih, ” tutur Mata.

Salam Perpisahan Ander Herrera untuk Publik Old Trafford

Pemain berposisi gelandang dari Spanyol, Ander Herrera dipastikan takkan menetap di Old Trafford pada kompetisi musim berikutnya. Kepastian ini diperoleh usai Herrera mengucapkan salam perpisahan yang mengharukan.

“Ada warna merah di hatiku. Saya paham ini semenjak pertama kali berlaga di sini dan saat saya mulai mengenakan seragam Manchester United, ” tutur Herrera di dalam video perpisahan yang diunggah akun Twitter resmi Manchester United, Sabtu (11/5/2019).

“Aku rasa amat spesial saat mendengar namaku dinyanyikan para suporter. Saya rasa bangga saat suporter memutuskan saya salah satu bagian dari history tim ini, ” imbuh Herrera.

Herrera mengatakan jika tiap-tiap laga Red Devils, ia merasa amat menyadari kebesaran dari tim ini.

“Aku bakal mengingat tiap-tiap dan nyaris 200 laga yang telah saya jalani dengan seragam ini sebab memperkuat tim Inggris tertangguh ialah sebuah kehormatan, ” tutur Herrera.

“Terim kasih untuk 5 tahun yang mengesankan ini. ” pungkas Ander Herrera.

Tentang masa depan bintang yang telah menyarangkan dua puluh goal untuk Manchester United tetap tanda tanya. Beberapa pemberitaan mengungkapkan jika Herrera akan menambatkan hatinya menuju tim kaya Prancis, Paris Saint Germain (PSG).

Herrera gabung menuju Manchester United pada 2014 selepas dibeli dari tim Liga Spanyol, Athletic Bilbao. lima tahun memperkuat Red Devils, dia ikut menghantarkan beberapa piala di antaranya Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Piala Liga Europa.

“Mantra” Salah di Balik Kemenangan Liverpool Kontra Barcelona

Terpaut 0-3 di leg perdana, Liverpool bangkit dan bisa memperoleh kemenangan dengan score 4-0. Liverpool melawan Barcelona pun dimenangkan oleh armada Jurgen Klopp dengan menang agregat 4-3, Rabu (7/5/2019).

4 goal Liverpool dicetak oleh 2 bintang, Georginio Wijnaldum (54′ dan 56′) dan Divock Origi (7′ dan 79′). Kemenangan ini jelas amat khusus untuk tim asuhan Jurgen Klopp.

Di samping bisa remontada, Liverpool memenangkan pertandingan tanpa dibela beberapa pemain andalannya. Roberton Firmino, Naby Keita, dan Mohamed Salah harus absen di pertandingan vital ini lantaran cedera.

Yang menarik, Mohamed Salah yang sempat alami cedera kepala karena benturan dengan bintang Newcastle United, kenakan kaos bertuliskan ‘Never Give Up’.

Tulisan pada kaos Mohamed Salah ini kayak sebuah ‘mantra’ untuk bintang Liverpool. Kaos Salah juga jadi pembicaraan warganet di Twitter.

Mohamed Salah sendiri muncul ke Stadion Anfield bareng sang istri. Sejumlah kali mereka berdua tersorot kamera sedang sungguh-sungguh menyaksikan jalannya laga Liverpool melawan Barcelona.

Sekedar uraian, sepanjang 2×45 menit, laga di Stadion Anfield hadirkan tensi tinggi semenjak menit awal paruh perdana.

Liverpool memimpin di menit ketujuh. Berawal dari tendangan Henderson yang dapat ditepis oleh penjaga gawang ter Stegen, bola rebound segera disambar oleh Divock Origi.

“Gol cepat bakal amat vital, ” tutur mantan Everton, Gary Lineker.

Perkataan Lineker memang bisa dibuktikan benar. Goal cepat ini secara keseluruhan memiliki imbas pada performa Barcelona. Lionel Messi dkk mesti gigit jari di Anfield.

Hadapi Valencia, Emery Janji Arsenal Lebih Tangguh

Pelatih Arsenal, Unai Emery, berjanji The Gunners bakal menunjukkan performa lain kala melawan Valencia di leg ke 2 semi-final Liga Europa, Jumat (10/5/2019).

Emery mau tim bimbingannya berlaga sedikit lebih tajam kala bertandang menuju kandang Valencia. Dia mau teamnya menunjukkan mentalitas lain dengan yang ditunjukan kala melawan Brighton & Hove Albion di Liga Inggris.

Asa Arsenal untuk melaju menuju Liga Champions hampir tertutup mengingat hasil imbang di pertandingan Liga Inggris kemarin. Liga Europa adalah cara yang sangat memungkin jika mau melaju menuju Liga Champions kompetisi musim berikutnya.

Berbekal menang agregat 3-1, kesempatan Arsenal melaju menuju final terbuka lebar. Oleh sebab itu, Emery mendesak para pemainnya menunjukkan mentalitas dan performa lain di leg ke 2 semi-final kontra Valencia.

“Kami bakal jadi sedikit lebih tangguh di dalam mental untuk mempersiapkan laga pada Kamis (Jumat dini hari WIB – kontra Valencia). Dan kami bakal memberi performa individu dan kolektif tertangguh. ”

“Saya kira kita bisa mengatakan saat ini mengenai banyak kondisi dan soal di musim ini, namun sedikit lebih bagus memusatkan perhatian kontra Valencia. Kami jua bakal mengerjakan analisis. ” tutur Emery menyikapi taktik leg ke 2 melawan Valencia.

Juru tak-tik dari Spanyol ini bisa dikatakan berhasil di ajang Liga Europa, malahan dia tersohor menjadi juru tak-tik spesialis turnamen itu. Emery sudah mengoleksi tiga piala Liga Europa kala menukangi Sevilla. Tiga piala itu didapat pada kompetisi musim 2013 – 2014, 2014 – 2015, dan musim 2015 – 2016.

Robertson Tidak Meyakini Leicester Dapat Kalahkan City

Pemain bertahan yang beroperasi di sektor sayap Liverpool, Andrew Robertson, yakin apabila Manchester City bakal bisa mendapat 3 poin dari pertandingan kontra Leicester City pada Selasa (7/5) mendatang. Masa persiapan yang lumayan panjang jadi alibi Robertson.

Kemenangan di kamp Newcastle United dinihari tadi membikin The Reds sukses menggusur Manchester City dari pucuk klasemen sementara Premier League. Tapi, mereka dapat saja kehilangan tempat ini jika The Cityzens bisa mendapat angka saat melawan Leicester City.

“Kami sudah memberikan tekanan raksasa pada Manchester City. Namun, mereka punya periode 8 hari untuk bersiap menjelang laga kontra Leicester, ” tutur Robertson dilansir dari laman Sky Sports.

“Saya percaya mereka bakal siap mendapat 3 poin di laga mendatang. Kami tidak punya harapan besar di laga mendatang. Namun, kami tetap meminta hal paling baik bakal terlaksana, ” imbuhnya.

Jika Manchester CIty dapat memperoleh angka maksimal di sisa laga musim ini, maka Liverpool dipastikan bakal finis menjadi salah satu runner up paling baik di masa-masa Premier League. Sekarang, armada Juergen Klopp telah sukses mengoleksi 94 angka dari 37 laga.

“Apabila kami sukses mendapat 97 angka dan tidak berhasil mengangkat trofi, kami bakal merasa amat menyesal. Namun, aku pikir, kami tidak bisa berbuat hal yang lebih bagus lagi, ” tutur Andrew Robertson.

“Kami bertarung untuk mengangkat trofi dengan salah satu kesebelasan paling baik di muka bumi. Aku percaya mereka jua bakal menyatakan hal yang serupa jika kami yang sukses mengangkat trofi Premier League, ” tutup Robertson.