5 Kasus Pembajakan Superstar di Jendela Transfer

By | July 30, 2018

5 Kasus Pembajakan Superstar di Jendela Transfer

5 Kasus Pembajakan Superstar di Jendela Transfer – Kepergian pesepakbola yang beroperasi di posisi sayap dari Brasil, Malcom menuju ke Barcelona sedikit menghebohkan. Awalnya, AS Roma telah mengkonfirmasikan bila mereka mencapai kesepakatan dengan Bordeaux untuk kepergian Malcom.

Tetapi, Malcom tiba-tiba mendapatkan pinangan Barca. Bordeaux melepaskan sang pesepakbola menuju ke Barcelona lantaran mereka memberi tawaran setingkat lebih tinggi.

Kisah ‘pembajakan’ superstar di jendela transfer pada nyatanya tidaklah kali ini saja tercipta. Sebelum Malcom, terdapat sejumlah pemain yang mempunyai kisah sama. Berikut ini datanya sebagaimana ditulis Sportskeeda.

Willian – Willian bersatu dengan Chelsea dengan tarif 32 juta £ pada 2013. Tetapi, kepergian ini sudah menciptakan marah suporter Tottenham.

Sebelum Chelsea memperoleh Willian, pesepakbola menginjak usia 29 tahun tersebut sesungguhnya dekat bersatu dengan Tottenham. Spurs memenangkan persaingan dari Liverpool dan membuat perjanjian transfer sebesar 30 juta £ dengan kesebelasan Rusia, Anzhi Makhachkala untuk memperoleh Willian. Pesepakbola berkewarganegaraan Brasil ini sampai-sampai juga sempat mengakhiri tes medis.

Seluruhnya berubah 180 derajat kala pemilik Chelsea, Abramovich memakai hubungan baiknya dengan pemilik Anzhi untuk mengantarkan Willian menuju ke Stamford Bridge sekitar 32 juta £.

John Obi Mikel – Tahun 2005, Mikel berhasil membuat perjanjian transfer untuk beralih menuju ke Manchester United. Sampai-sampai sang pesepakbola telah kedapatan memakai jersey Setan Merah dengan nomor jersey 21 serta didampingi perwakilannya, Jim Ryan.

Tetapi, Mikel lalu tampak bersatu dengan Chelsea. Manchester United enggak terima dengan kepergian ini, terlebih asisten juru tak-tik, Carlos Queiroz.

Sengketa tersebut selanjutnya sanggup diselesaikan sehabis Chelsea membayar Setan Merah kompensasi sekitar 15 juta euro.

David Beckham – Perseteruan dengan juru tak-tik Sir Alex Ferguson tahun 2003 melahirkan David Beckham ambil keputusan untuk hengkang dari Manchester United. Bintang setenar Beckham bisa dipastikan menarik ketertarikan dari kesebelasan-kesebelasan elit Eropa diantaranya Barcelona. Ke-2 kesebelasan lalu mengkonfirmasikan terhadap para pemburu berita bila mereka berhasil membuat perjanjian transfer untuk kepergian sang pesepakbola yang beroperasi di posisi sayap.

Tetapi, Beckham tampaknya setingkat lebih bahagia hijrah menuju ke lawan abadi Barcelona, Real Madrid dan 1-2 hari kemudian terkuak bila Setan Merah telah mendapatkan tawaran kira-kira 34 juta £ untuk sang pesepakbola. Walaupun buruan mereka dibajak sang lawan, Barcelona kemungkinan besar merasa bersyukur lantaran sepak terjang Beckham dengan Los Blancos enggak kelewat sukses.

Kepergian Beckham ini kenyataannya menjadikan Barcelona sakit hati terhadap Manchester United yang berakibat memancing kesebelasan Catalan untuk mendatangkan buruan Setan Merah pada tahun yang serupa.

Ronaldinho – Pesepakbola yang sudah dibajak Barcelona dari Manchester United pada nyatanya merupakan Ronaldinho. Skuat didikan Sir Alex Ferguson begitu gencar dikoneksikan dengan kepergian Ronaldinho menuju ke Old Trafford dan diharapkan sanggup mengisi kekosongan yang diwariskan oleh Beckham di kesebelasan.

Sejumlah klub papan atas dari Eropa mampu mengatakan keinginan mereka untuk superstar PSG ini. Manchester United mampu memenangkan pencarian untuk pesepakbola Brasil ini. Tetapi, Barcelona lalu membuat kacau segala sesuatunya.

Ronaldinho sempat dekat terbang menuju ke Old Trafford untuk merampungkan proses kepergian. Tetapi, Barcelona memberi tawaran sekitar 30 juta £ yang diterima PSG pada menit-menit ujung serta sang pesepakbola berakhir di Spanyol.

Manchester United bisa dipastikan enggak suka menyaksikan buruan mereka dibajak oleh kesebelasan yang lain. Tetapi, mereka selanjutnya sanggup melalaikan Ronaldinho sehabis kesebelasan merekrut bintang belia berpotensi yang bernama Cristiano Ronaldo.

Alfredo Di Stefano – Sehabis hadir dari akademi River Plate, Di Stefano hengkang menuju ke Kolombia dengan status loan sejauh 4 tahun. Pada 1953, dirinya enggak mampu meminta kesebelasannya untuk membatalkan perjanjian kontraknya yang berakibat memicunya untuk retired.

Tetapi, Barcelona ambil keputusan untuk menyodorkan perjanjian kontrak terhadap Di Stefano. Kesebelasan Spanyol tersebut coba meyakinkan River Plate serta Millonarios yang mengakui punya hak kepemilikan atas Di Stefano biar melepaskan sang pesepakbola.

Saat itu Real Madrid hadir dan menariknya menuju ke Bernabeu. Penandatanganan Di Stefano ialah langkah krusial didalam catatan sejarah kesebelasan lantaran ia dapat menyodorkan 8 trofi liga serta 5 Piala Eropa.