5 Bintang yang Sempat Bertengkar Dengan Jose Mourinho

By | July 28, 2018

5 Bintang yang Sempat Bertengkar Dengan Jose Mourinho

5 Bintang yang Sempat Bertengkar Dengan Jose Mourinho – Jose Mourinho enggak disangsikan lagi ialah satu diantara sejumlah pelatih yang spektakuler didalam dunia football. Ia terkenal dapat memberi piala terhadap kesebelasan yang ditanganinya.

Selanjutnya, Mourinho pun pantas dapat kredit lantaran mampu memperbagus potensi muda bertindak sebagai pesepakbola tingkat dunia. Ricardo Carvalho, Deco, Arjen Robben, Didier Drogba, Raphael Varane, Angel Di Maria serta Mesut Ozil ialah banyak contoh di antaranya.

Meski demikian, Mourinho tidak terus menerus mempunyai jalinan yang apik dengan setiap anak buahnya. Sampai-sampai banyak bintang di antaranya sempat bertengkar dengan laki-laki Portugal ini. Berikut ini 5 pesepakbola yang sudah ribut dengan Jose Mourinho sebagaimana diklaim Sportskeeda

Bastian Schweinsteiger – Schweinsteiger dibeli oleh Louis van Gaal pada kompetisi musim 2015-16 dengan banderol enam, 5 juta £ dari Bayern Munchen. Sayangnya, pemenang Piala Dunia ini sekadar menciptakan 18 permainan. Schweinsteiger mendapatkan masalah kebugaran serta keadaannya kian negatif di kampanye musim selanjutnya dengan keberadaan juru tak-tik terbaru, Jose Mourinho.

Sekadar 2-3 hari sehabis kedatangannya, Mourinho kirim Schweinsteiger untuk bekerja keras dengan skuat U-23. Selanjutnya, pesepakbola Jerman tersebut ditendang dari skuat Liga Europa serta sampai tak kerap tampak di skuat kunci.

Schweinsteiger selanjutnya lagi-lagi ke kesebelasan di bulan Oktober dan selanjutnya dilepas menuju ke kesebelasan MLS, Chicago Fire sehabis tahun baru.

Kevin De Bruyne – Jalinan Jose Mourinho dengan Kevin De Bruyne memang enggak positif waktu masing-masing dari mereka melintang di Chelsea.

De Bruyne merasa kesal dengan kurangnya menit berlaga di Stamford Bridge serta kepingin hengkang untuk dapatkan kans berlaga rutin. Minat De Bruyne untuk angkat kaki dipenuhi dan selanjutnya menambatkan hatinya di Wolfsbrug pada kampanye musim 2013-2014.

Walaupun demikian, permintaan De Bruyne tersebut berbuntut panjang. Mourinho mencemooh De Bruyne sebagai pesepakbola yang cengeng.

“Dengan De Bruyne, bila terdapat pesepakbola yang mengetuk pintu Kau dan menangis tiap-tiap hari ia kepingin pergi, Kau sewajarnya memilih, ” ucap Mourinho.

“Tetapi, bila dirinya di Chelsea dan tidaklah di Wolfsburg, dirinya enggak bakal dapat melaju menuju kelas ini. Dirinya enggak siap untuk kompetitif. Ia anak yang merasa frustrasi serta bekerja keras begitu jelek. ”

Luke Shaw – Shaw sebelumnya dikukuhkan jadi satu diantara sejumlah fullback yang begitu menjanjikan di Eropa. Tapi, cedera menghambat peningkatannya dan keberadaan Mourinho di Old Traffrod amat enggak menolongnya.

Mourinho sudah memberikan kritikan dengan terbuka terhadap Shaw. Defender berkewarganegaraan Inggris ini disebutnya enggak cocok ada di kursi pemain pengganti lantaran tertinggal jauh dibanding kawan-kawannya.

Dan Mourinho rupanya enggak cuma sesekali meluncurkan kritikan dengan terbuka pada Shaw.

Terdapat sejumlah pemain yang jua dapat perlakuan sama sebagaimana Shaw. Salah satunya ialah Romelu Lukaku. Di Chelsea, dengan De Bruyne, ke-2 pesepakbola ambil keputusan untuk pindah sehabis bertengkar dengan Mourinho. Shaw pun dapat membuntuti jejak mereka dengan pergi dari Old Trafford.

Samuel Eto’o – Bintang Kamerun tersebut sempat bertindak sebagai pemain asuhan Mourinho di Inter Milan serta Chelsea. Mourinho ialah satu diantara sejumlah argumen Eto’o hadir menuju ke Chelsea sehabis masing-masing dari mereka memenangkan Liga Champions pada 2010. Tetapi, jalinan mereka kala di Stamford Bridge justru amburadul.

Indikasi memanasnya jalinan mereka mulai tampak kala Mourinho mempertanyakan umur sang pesepakbola. Eto’o enggak meresponnya dengan positif serta menjawab, “Aku mungkin menginjak usia 50 tahun, tetapi aku tetap membuat goal. ”

Eto’o pun sudah dijadikan sebagai korban kegeraman Mourinho atas ketidakberhasilan Chelsea menggetarkan gawang Norwich. Menyusul perselisihan ini, Eto’o diminta untuk enggak mengikuti latihan Chelsea.

Kondisi tersebut menjadikan Eto’o marah dan pesepakbola Kamerun tersebut lalu hengkang dari Chelsea pada ujung kompetisi musim 2013/14 dan bersatu dengan Everton.

Iker Casillas – Tahun paling akhir Mourinho di Real Madrid memicu sejumlah perseteruan. Salah satunya merupakan dengan sang keeper, Iker Casillas.

The Special One mengklaim Casillas jadi pengkhianat dan pesepakbola yang paling egois. Itu terwujud sehabis partai El Clasico lantaran sang keeper menelepon Xavi serta enggak setuju dengan planing – nya.

Hasilnya, Casillas lalu ditendang dari kesebelasan inti serta posisinya digantikan oleh Diego Lopez. Tetapi, Casillas menetap di Madrid sejauh 2 kompetisi musim lagi sebelum bersatu dengan Porto tahun 2015.